Aplikasi

Selasa, 19 Feb 2019, 09:15:32 WIB, 9 View SODIKIN,S.Pd.I, Kategori : Akuntansi

Tampilan Aplikasi

Banyak orang malas membuat pembukuan untuk usahanya. Dan memang topik pembukuan ini merupakan fakta yang sering dihindari oleh para pengusaha, khususnya mereka para pengusaha baru.

alasanya mungkin karena metode pembukuan yang masih konvensional, sangat tidak praktis dan merepotkan

 Sebenarnya apa itu pembukuan? Pembukuan merupakan proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan suatu perusahaan atau organisasi. Pencatatan itu meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan dan biaya, serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa,  yang ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca , dan laporan laba rugi untuk periode tahun fiskal tersebut.

Mengapa pembukuan sangat penting?

  1. Pembukuan sangat diperlukan untuk mengetahui apakah usaha dalam kondisi untung/rugi. Selain itu dengan membandingkan kondisi keuangan tahun sebelumnya dengan tahun saat ini, maka kita dapat mengetahui apakah perusahaan memiliki kenaikan laba, atau justru sebaliknya malah merugi. Beberapa hal yang menjadi parameter sukses tidaknya sebuah perusahaan/usaha ada banyak. Di antaranya adalah kinerja SDM, kinerja keuangan, kinerja operasi dll. Walau demikian semuanya akan berujung pada satu keputusan yaitu perusahaan itu untung atau tidak. Sehingga membuat parameter kinerja keuangan menjadi sangat berperan bagi perusahaan. Laporan keuangan yang bersumber dari pembukuan dapat menunjukkan itu semua.
  2. Pembukuan dapat digunakan sebagai alat kontrol keuangan usaha. Kita dapat mengetahui biaya-biaya mana yang tidak perlu, biaya mana yang merupakan pemborosan. Sehingga biaya tersebut dipotong dan akan mengefisienkan usaha dengan lebih baik. Tanpa adanya pembukuan, hal tersebut tidak akan mungkin bisa dilakukan, karena secara nyata angka itu      tidak pernah tercatat.
  3. Pembukuan dapat dijadikan alat pengambilan keputusan. Mengapa demikian? Karena dengan melihat perkembangan keuangan dari tahun ke tahun, kita dapat melihat, haruskah perusahaan berinvestasi kembali ke alat-alat produksi misalnya (jika memiliki banyak uang kas), atau fokus pada pemasaran (jika angka penjualan turun) atau keputusan-keputusan lainnya, yang didasarkan pada kondisi keuangan saat ini.
  4. Dengan melakukan pembukuan berarti kita sudah berperan sebagai warga negara yang baik, yaitu dengan melaporkan pajak hasil usaha yang dilakukan. Perhitungan pajak didasarkan pada laporan keuangan usaha yaitu dari neraca dan laporan laga rugi.
  5. Pembukuan usaha, yang nantinya berakhir ke dalam bentuk laporan keuangan dapat digunakan sebagai dasar, layak tidaknya usaha tersebut jika menerima tambahan modal dari pihak lain seperti investor, pihak perbankan, dan perusahaan ventura. Dasar laporan keuangan ini merupakan ketentuan wajib bagi lembaga keuangan untuk berinvestasi di perusahaan tersebut, karena laporan keuangan ini menunjukkan baik tidaknya kondisi perusahaan, dilihat dari untung-rugi, efisien-boros, dan pengelolaan aset usaha.

Lalu bagaimana cara pembukuan yang baik?

Berikut adalah tips dan trik seputar pembukuan dan manajemen keuangan:

  1. Beri gaji untuk diri sendiri. Digunakan untuk mengantisipasi apakah usaha itu untung atau rugi. Pada poin ini, pelaku usaha sudah bisa menjaminkan dirinya untuk bisa membiayai hidupnya hanya dari gaji usahanya sendiri. Sehingga kalaupun usahanya rugi, pengusaha itu masih bisa makan, dan memenuhi keperluan pribadinya.
  2. Semua biaya harus dicabarkan dan dicatat. Walaupun masalah sepele, seperti biaya parkir, biaya tol saat mengantarkan barang, dan biaya lain-lain yang memang dikeluarkan saat usaha itu berjalan. Seorang pelaku usaha juga harus disiplin, yang artinya selalu mencatat keluar masuknya biaya. Jangan sampai dihitung untung, tapi saat dilihat uangnya tidak pernah ada.
  3. Semua biaya harus dicatatat, tanpa kecuali.
  4. Jika pelaku usaha adalah pengusaha baru (kurang dari 1 tahun membuka usaha), maka pada tahun-tahun awal akan banyak biaya tak terduga. Hal itu harus bisa diantisipasi dan dicatat untuk bisa mempersiapkan biaya operasional tahun berikutnya.
  5. Pengusaha juga harus menyisihkan uang cash (uang tunai) yang digunakan untuk biaya-biaya tak terduga. Pengusaha bangkrut bukan karena dia tidak pernah untung. Pengusaha bangkrut karena ia sudah tidak memiliki uang cash (tunai). Setiap usahanyarugi maka ia berusaha mencari uang cash untuk bisa tetap survive (mis. Hutang ke bank, menjual aset tanah dll). Namun saat semua aset sudah habis, dan tidak ada lagi cara untuk mendapatkan uang cash, usaha tersebut sudah tidak layak untuk dijalankan dan bangkrut.
  6. Pisahkan antara uang pribadi dengan uang operasional usaha. Saat semuanya bercampur, maka proses usaha akan terganggu, dan merusak operasional usaha itu sendiri.

Berikut adalah aplikasi pembukuan berbasis excel/silahkan download bagi yang membutuhkan,Banyak sekali jenis aplikasi pembukuan dan sebagian terlihat rumit bagi orang awam terutama orang yang asing dengan komputeAplikasi ini sudah memenuhi standar akuntansi nasional sehingga anda bisa membuat laporan keuangan yang kredibel dimata investor anda. Anda dapat mengedit sesuai kebutuhan anda

Berikut screenshoot aplikasinya

Ø  Menu utama

 

Ø  Jurnal umum

Ø  Kode akun

 

Ø  Kode akun pembantu

 

Ø  Neraca lajur

 

 Aplikasi ini bebas diedit sesuai kebutuhan,dan juga dilengkapi menu print sehingga anda dapat mencetaknya setiap saat

DOWNLOAD APLIKASI AKUNTANSIEXCEL GRATIS >>DISINI

 

Semoga Bermanfaat ya.. :) 



Selasa, 19 Feb 2019 APLIKASI AKUNTANSI EXCEL GRATIS


Sodikin,S.Pd.I

02 Jan 2019 s/d 30 Des 2019, 08:00:00 s/d 20:00:00 Non Stop Service Toko KINKOM Net

Kami melayani konsumen dari Pukul 08:00 WIB sampai dengan Pukul 20:00 WIB setiap hari kecuali hari Sabtu dan...

Lihat Detail Agenda